Manajemen proses adalah program
atau perintah yang sedang dieksekusi,
program merupakan proses. Proses tersebut bisa diciptakan, bisa dihilangkan atau
dimusnahkan dan dimanipulasi. Proses
bisa diciptakan bila mana kita membuka aplikasi dll. Proses ini memiliki PID
atau ID yang merupakan nomer unik yang dapat digunakan untuk memusnahkan atau
memanipulasi proses yang dinginkan.
Manajemen proses memiliki 4 konsep
dasar :
1. Multiprogramming,
salah satu teknik penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan
tetap berjalan sampai ia melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu
respon dari luar (external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau
sampai komputer memaksa untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas
lainnya.
2. Pseudoparallelism,
eksekusi proses secara paralel pada sistem.
3. Multiprcessing,
kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Istilah
ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari
satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.
4 Distributed
Processing, Mengerjakan semua proses pengolahan data secara bersama antara
komputer pusat dengan beberapa komputer yang lebih kecil dan saling dihubungkan
melalui jalur komunikasi.
Model- model proses :
1. Sequential
proses.
Proses
eksekusi sistem operasi yang berjalan secara berurutan, satu persatu, atau bergantian bergantung pada penjadwalan
yang dilayani oleh sistem operasi
2. Multiprograming.
Banyak
proses pada suatu sistem operasi dijalankan atau dieksekusi oleh suatu pemroses atau prosesor.
3. CPU Switching.
Banyak
proses dieksekusi oleh pemroses pada suatu sistem operasi dalam kondisi lebih
dari satu pemroses yang
memungkinkan antarpemroses untuk melakukan kerja secara switching atau bergantian dengan pemroses lain.
Sebelum buka terminal dan
mempraktekan isi-isi manage proses, alngkah baiknya mengetahui istilah-istilah
sistem operasi sebagai berikut :
a. Process ID (PID);
Nilai PID akan unik (nomor unik) karena akan selalu
mengalami penambahan nilai setiap waktunya, kecuali untuk proses-proses sistem
seperti init yang dieksekusi pertama kali oleh pemroses;
b. TTY;
merepresentasikan nama terminal
tempat terdapatnya proses yang aktif pada komputer;
c. TIME;
merepresentasikan waktu yang
dibutuhkan untuk menjalankan atau mengeksekusi proses;
d. CMD;
merepresentasikan perintah,
instruksi, atau nama proses yang dijalankan;
e. STAT;
merepresentasikan status atau
kondisi dari proses, berisi Sleeping (S) dan Running (R) ;
f. %CPU;
merepresentasikan persentase
konsumsi waktu pemroses a.k.a CPU time yang digunakan oleh pemroses;
g. %MEM;
merepresentasikan persentase
sistem memori yang digunakan oleh proses;
h. SIZE;
merepresentasikan ukuran proses;
i. RSS;
merepresentasikan jumlah memori
sebenarnya yang digunakan oleh proses;
j. START;
merepresentasikan waktu proses
tersebut diaktifkan atau dieksekusi oleh pemroses; dan
k. USER;
merepresentasikan pengguna yang
menjalankan atau mengeksekusi proses.
Perintah ps digunakan untuk
melihat proses yang sedang dieksekusi oleh sistem operasi .
Perintah ps memiliki pilihan
seperti -a, -u, dan -x, yang dapat dikombinasikan diantara pilihan tersebut.
Perintah ps -u digunakan untuk menampilkan proses yang dieksekusi oleh user
yang aktif di Terminal.

Untuk menampilkan informasi
lainnya, mari kita coba menggunakan perintah ps -a untuk menampilkan informasi
dalam lingkup kecil.
Untuk
menampilkan informasi secara lengkap, kombinasikan seluruh opsi yang ada pada
perintah process status, yakni dengan menjalankan perintah ps -aux.
Untuk menampilkan proses yang
sedang berjalan dapat dilakukan dengan perintah top . Berikut ini adalah
penampakan dari eksekusi perintah top yang telah tersedia pada Linux.
Sekarang kita akan menghancurkan
atau memusnahkan proses dengan menggunakan perintah kill PID, pkill namaproses,
atau killall namaprogram.
Setelah di perintahkan “killall
firefox”di terminal, secara langsung aplikasi atau proses firefox langsung
hilang atau musnah.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar