MANAJEMEN MEMORI, DISK, dan I/O
Pengertian Sistem operasi Komputer adalah perangkat
lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan
manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem,
termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah
data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
Manajemen memori
Manajemen memori
merupakan salah satu tugas dari sistem operasi yang mempengaruhi dalam
menentukan proses yang harus diletakkan pada antrian.
Apa fungsinya?
Fungsinya adalah sebagai berikut :
Apa fungsinya?
Fungsinya adalah sebagai berikut :
-
Mengelola informasi yang dipakai dan tidak dipakai.
-
Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.
-
Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai.
- Mengelola swapping
atau paging antara memori utama dan disk.
Manajemen memori berdasarkan keberadaan
dibagi menjadi 2, yaitu :
1. Dengan swapping atau paging.
manajemen memori
dengan pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi
.
2. Tanpa swapping atau paging.
manajemen memori
tanpa pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi
Swapiness ini berfungsi
untuk mengontrol kecenderungan kernel untuk memindahkan proses dari memory ke swap.
Nilai dari swappiness berkisar antara 0-100, jika nilainya 0, maka
kernel akan menghindari proses swapping selama mungkin. Tetapi jika
nilainya 100, maka kernel akan melakukan proses swapping secara agresif.
Manajemen Disk & I/O
Pada manajemen disk dan I/O ini berkaitan dengan pembuatan partisi, format partisi, manajemen flashdisk,
printer, speaker, dan sebagainya.
Untuk memanajemen partisi/disk
bisa mengunakan perintah “fdisk” diterminal. Berikut merupakan jenis
perintahnya :
